Assalamu’alikum Wr. Wb.

Aloooo semuaaa..emoticon ayoo SEMANGAT !!! Aku mo bagi-bagi oleh-oleh nih hasil dari acara penikahan temenku kemaren minggu di Tulungagung nan jauh di sano.Wiikksss…aku sangat kagum sekali ama temenku ini karena dia merupakan temenku cowok di SMK Moklet dulu yang dah berani nikah duluan. Dan pada waktu ada kabar bahwa dia akan menikah hari minggu kemaren membuatku agak gak percaya karena setauku temen-temenku yang cowok masih belum jelas kalo urusan jodoh (wah..termasuk aku juga nih..he..hee).

Nama temenku itu adalah Mohammad Soim, umurnya 22 tahun , lahir di Tulungagung. Orang kalem sekali dan termasuk golongan temen-temen yang alim. Waktu sekolah dulu dia merupakan salah satu partnerku dalam belajar dan yang paling mengesankan dia merupakan vokal di grup bandku dulu. Yang kuingat suaranya sangat kalem sekalem orangnya. Lagu kesukaannya dulu salah satunya adalah "SEWU KUTHO" ciptaan Didik Kempot.

Hahh…….yang membuat aku kaget juga dari "SEWU KUTHO" yang pernah dia kunjungi ternyata dia meminang gadis pujaan hatinya yang berasal dari kota BOJONEGORO, yang merupakan kota asalku juga. Weleh-weleh Im-Im tau gitu kamu pesen aja ke aku ntar tak cariin gadis bojonegoro ha..haa.emoticon.

Yaa..tak ucapin selamat menempuh hidup baru deh, semoga dapat terbentuk keluarga sakinah mawadah wa rahmah. Dan semoga dia ntar juga mau menghadiri acara pernikahanku. Amiieennn.

Ngomong-ngomong soal menghadiri walimatul ‘urs, yaitu sebuah jamuan makan yang menghadirkan para undangan sebuah pernikahan ternyata menurut ustadku para ulama berbeda pendapat tentang hukum menghadiri undangan walimah. Sebagian mengatakan wajib/fardhu `ain, sebagian lagi mengatakan fardhu kifayah dan sebagian lagi mengatakan sunnah.

Yang mengatakan fardhu `ain berdalil dengan hadits berikut ini:

Apabila kamu diundang walimah maka datangilah. (HR Bukhari dan Muslim)

Makanan yang paling buruk adalah makanan walimah, bila yang diundang hanya orang kaya dan orang miskin ditinggalkan. Siapa yang tidak mendatangi undangan walimah, dia telah bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya. (HR Muslim)

Sedangkan yang mengatakan fardhu kifayah berlandaskan kepada esensi dan tujuan walimah, yaitu sebagai media untuk mengumumkan terjadinya pernikahan serta membedakannya dari perzinaan. Bila sudah dihadiri oleh sebagian orang, menurut pendapat ini sudah gugurlah kewajiban itu bagi tamu undangan lainnya.

Sedangkan yang mengatakan sunnah berlandaskan kepada argumen bahwa pada hakikatnya menghadiri walimah itu seperti orang menerima pemberian harta. Sehingga bila harta itu tidak diterimanya, maka hukumnya boleh-boleh saja. Dan bila diterima hukumnya hanya sebatas sunnah saja.

Wahh..kalo ada tiga pendapat gini gak usah bingung, yang penting kita ambil positifnya aja. Gimana setuju gak?? Misalnya aku kemaren dapat beberapa manfaat kok dari menghadiri acara tersebut seperti dapat pahala ikut mendoakan orang yang menikah, dapat bertemu kembali ama temen-temen seangkatan dulu di SMK Moklet (itung-itung sebagai ajang silaturrahmi juga) dan sapa tau ketemu jodoh kita sendiri dan giliran kita sendiri deh yang nikah (lohh.. he..hee..ya sebenarnya aku juga dah netapin tanggal dan bulannya sih tapi tahunnya ini yang masih bingung emoticon ).

Jadi dapat disimpulkan menghadiri acara pernikahan temen adalah penting banget gitu lohh dan dijamin gak bakal nyesel deh. Apalagi diramaikan dengan penyanyi electon yang menyanyikan lagu Teman Tapi Mesra. Sip pokoke, suerrrr!!

Wassalamu’alikum Wr. Wb.