Coretan KalbuMay 24, 2006 11:59 am

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Haii…aku akhirnya menemukan puisi tentang cinta yang selama ini aku cari-cari. Semoga puisi di bawah ini dapat kita pakai untuk introspeksi diri kita sendiri. Selamat menikmati.

Jika Aku Jatuh Cinta

Ya Allah, jika aku jatuh cinta,cintakanlah aku pada seseorang yang
melabuhkan cintanya pada-Mu,agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin, jika aku jatuh cinta,jagalah cintaku padanya agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah, jika aku jatuh hati,izinkanlah aku menyentuh hati seseorang
yang hatinya tertaut pada-Mu,agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana, jika aku jatuh hati,jagalah hatiku padanya agar tidak
berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu,rindukanlah aku pada seseorang yang
merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah, jika aku rindu,jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku
merindukan syurga-Mu.

Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,janganlah kenikmatan itu melebihi
kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,
jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,
jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan
rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta
pada-Mu,telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU,telah berpadu dalam membela syariat-Mu.Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya.
Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan
Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan
keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.

emoticon

Penting gak sih.. 4:30 am

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Apa sih makna dari kata empati itu?emoticon

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, Empati berarti perasaan dimana kita ikut merasakan dan memahami orang lain. Atau lebih gampangnya empati berarti menempatkan diri seolah-olah menjadi seperti orang lain. Mempunyai rasa rasa empati adalah keharusan seorang manusia, karena di sanalah terletak nilai kemanusiaan seseorang. Menurut Lawrence E. Shapiro, Ph.D., secara naluriah seseorang sudah mengembangkan empati sejak ia bayi. Awalnya empati yang dimiliki sangat sederhana, yakni empati emosi. Misalnya pada usia 0-1 tahun, bayi bisa menangis hanya karena mendengar bayi lain menangis. Barulah di usia 1-2 tahun, anak menyadari kalau kesusahan temannya bukanlah kesusahan yang mesti ditanggung sendiri.

Walaupun demikian, rasa empati pada seseorang harus diasah. Bila dibiarkan rasa empati tersebut sedikit demi sedikit akan terkikis walau tidak sepenuhnya hilang, tergantung dari lingkungan yang membentuknya. Misalnya saja mungkin yang terjadi pada diri saya atau anda pada waktu mengikuti perkuliahan di kampus, kita mungkin sering mengabaikan dosen yang menerangkan suatu mata kuliah tertentu dan asyik ngobrol dengan teman di sebelah kita karena mungkin kita merasa tidak mengerti apa yang dijelaskannya. Tapi, pernahkah kita berpikir bagaimana ya kalau kita menjadi dosen dan semua mahasiswanya ramai sendiri. Bagaimana perasaan kita??emoticon

Banyak segi positif bila kita berempati. Kita akan agresif dan senang membantu orang lain. Karena empati berhubungan dengan kepedulian terhadap orang lain, tak heran kalau empati selalu berkonotasi sosial seperti menyumbang, memberikan sesuatu pada orang yang kurang mampu.

Rasulullah pun sangat menekankan pentingnya mengembangkan sikap empati ini. "Gambaran orang-orang beriman dalam hal saling mencintai, saling mengasihi, dan saling berempati di antara sesama mereka adalah laksana satu tubuh, jika ada sebagian dari anggota tubuh yang sakit, maka seluruh anggota tubuh akan ikut merintih, merasakan demam, dan tak bisa tidur."

Tidak mudah memang bagi kita untuk memiliki perasaan tersebut, dimana kebanyakan dari kita selalu mempertanyakan (UBSA) “UNTUNG BUAT SAYA APA?” atau kita sudah berpikir “Underestimate” orang lain karena kita merasa tidak butuh orang tersebut, “WHO CARE?” karena kebanyakan manusia memiliki sifat egois yang luar biasa.

Terus kapan kita bisa menumbuhkan rasa Empati itu?
Sebenarnya rasa empati dapat kita lakukan asalkan kita mau, kapan saja dan dimana saja kita berada. Kita harus membiasakan dari hal-hal yang sederhana. Contoh ketika kita sedang makan dan di samping kita ada orang, maka kita coba untuk menawarkan makanan itu kepadanya (walaupun kita cuma nawarin aja) tapi dengan begitu kita biasa berbagi dan peduli pada orang lain.

Mungkin hal-hal berikut ini dapat membantu kita untuk menumbuhkan rasa Empati itu, yaitu:
1. Jangan selalu berpikir “Mengapa sih kita harus berempati?” tapi kita harus berpikir “MENGAPA TIDAK KITA HARUS BEREMPATI, TOH NGGAK MERUGIKAN”.
2. Jangan merasa derajat kita lebih tinggi dari orang lain, tetapi selalu ingat bahwa kehidupan itu seperti roda, kadang kita di atas, kadang kita di bawah.
3. Jangan kita memberikan perhatian atau bantuan hanya kepada orang yang menurut kita akan menguntungkan kita saja.
4. Janganlah selalu jalan-jalan ke mal, cobalah jalan-jalan ke tempat di mana banyak orang susah yang berkumpul di sana. Dengan itu kita akan melihat ada sisi lain dari kehidupan manusia.
5. Selalu tebarkan senyum kepada orang lain tapi jangan kebanyakan.

Jadi sebagai makhluk sosial sangatlah penting bagi kita untuk memiliki rasa empati kepada orang lain. Jadilah emas dimanapun kita berada, bila kita memang emas.

Always remember guys, God is watching us!

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Penting gak sih..May 23, 2006 8:47 am

Assalamu’alikum Wr. Wb.

Aloooo semuaaa..emoticon ayoo SEMANGAT !!! Aku mo bagi-bagi oleh-oleh nih hasil dari acara penikahan temenku kemaren minggu di Tulungagung nan jauh di sano.Wiikksss…aku sangat kagum sekali ama temenku ini karena dia merupakan temenku cowok di SMK Moklet dulu yang dah berani nikah duluan. Dan pada waktu ada kabar bahwa dia akan menikah hari minggu kemaren membuatku agak gak percaya karena setauku temen-temenku yang cowok masih belum jelas kalo urusan jodoh (wah..termasuk aku juga nih..he..hee).

Nama temenku itu adalah Mohammad Soim, umurnya 22 tahun , lahir di Tulungagung. Orang kalem sekali dan termasuk golongan temen-temen yang alim. Waktu sekolah dulu dia merupakan salah satu partnerku dalam belajar dan yang paling mengesankan dia merupakan vokal di grup bandku dulu. Yang kuingat suaranya sangat kalem sekalem orangnya. Lagu kesukaannya dulu salah satunya adalah "SEWU KUTHO" ciptaan Didik Kempot.

Hahh…….yang membuat aku kaget juga dari "SEWU KUTHO" yang pernah dia kunjungi ternyata dia meminang gadis pujaan hatinya yang berasal dari kota BOJONEGORO, yang merupakan kota asalku juga. Weleh-weleh Im-Im tau gitu kamu pesen aja ke aku ntar tak cariin gadis bojonegoro ha..haa.emoticon.

Yaa..tak ucapin selamat menempuh hidup baru deh, semoga dapat terbentuk keluarga sakinah mawadah wa rahmah. Dan semoga dia ntar juga mau menghadiri acara pernikahanku. Amiieennn.

Ngomong-ngomong soal menghadiri walimatul ‘urs, yaitu sebuah jamuan makan yang menghadirkan para undangan sebuah pernikahan ternyata menurut ustadku para ulama berbeda pendapat tentang hukum menghadiri undangan walimah. Sebagian mengatakan wajib/fardhu `ain, sebagian lagi mengatakan fardhu kifayah dan sebagian lagi mengatakan sunnah.

Yang mengatakan fardhu `ain berdalil dengan hadits berikut ini:

Apabila kamu diundang walimah maka datangilah. (HR Bukhari dan Muslim)

Makanan yang paling buruk adalah makanan walimah, bila yang diundang hanya orang kaya dan orang miskin ditinggalkan. Siapa yang tidak mendatangi undangan walimah, dia telah bermaksiat kepada Allah dan rasul-Nya. (HR Muslim)

Sedangkan yang mengatakan fardhu kifayah berlandaskan kepada esensi dan tujuan walimah, yaitu sebagai media untuk mengumumkan terjadinya pernikahan serta membedakannya dari perzinaan. Bila sudah dihadiri oleh sebagian orang, menurut pendapat ini sudah gugurlah kewajiban itu bagi tamu undangan lainnya.

Sedangkan yang mengatakan sunnah berlandaskan kepada argumen bahwa pada hakikatnya menghadiri walimah itu seperti orang menerima pemberian harta. Sehingga bila harta itu tidak diterimanya, maka hukumnya boleh-boleh saja. Dan bila diterima hukumnya hanya sebatas sunnah saja.

Wahh..kalo ada tiga pendapat gini gak usah bingung, yang penting kita ambil positifnya aja. Gimana setuju gak?? Misalnya aku kemaren dapat beberapa manfaat kok dari menghadiri acara tersebut seperti dapat pahala ikut mendoakan orang yang menikah, dapat bertemu kembali ama temen-temen seangkatan dulu di SMK Moklet (itung-itung sebagai ajang silaturrahmi juga) dan sapa tau ketemu jodoh kita sendiri dan giliran kita sendiri deh yang nikah (lohh.. he..hee..ya sebenarnya aku juga dah netapin tanggal dan bulannya sih tapi tahunnya ini yang masih bingung emoticon ).

Jadi dapat disimpulkan menghadiri acara pernikahan temen adalah penting banget gitu lohh dan dijamin gak bakal nyesel deh. Apalagi diramaikan dengan penyanyi electon yang menyanyikan lagu Teman Tapi Mesra. Sip pokoke, suerrrr!!

Wassalamu’alikum Wr. Wb.